Dasar-dasar belajar merajut

Dasar – dasar Merajut 2

Macam – macam Tusukan Dasar
1. Simpul Awal

Cara membuat :
a.  Lingkarkan beng di jarum, lalu letakkan sisa benag di tengah lingkaran.
b.  Masukkan jarum di bawah benang yang berada di tengah lingkaran.
c.  Tarik benang yang panjang (bukan ujung benang)

2. Tusuk Rantai

Cara membuat :
a.  Buat simpul awal, lalu kaitkan benang pada jarum
b.  Tarik benang yang terkait sampai keluar dari lubang jarum
c.  Lakukan tahap a-b sesuai dengan jumlah rantai yang dibutuhkan.

3. Tusuk Tunggal (sc)

Cara membuat :
a.  Buat tusuk rantai sebagai dasar
b.  Masukka jarum pada lubang kedua terhitung mundir dari jarum
c.  Kaitkan jarum pada benang
d.  Tarik benang sampai melewati lubang pada langkah b
e.  Kaitkan jarum pada benang
f.  Tarik benang sampai melewati 2 lubang pada jarum
g.  Lakukan langkah b-f sesuai dengan petunjuk pola (lihat g1 dan g2)

4. Setengah tusuk ganda (hdc)

Cara membuat :
a.  Kaitkan benang pada jarum, mulai tusukan pada ch 3
b.  Tarik jarum sehingga terdapat 3 lp.
c.  Kaitkan benang pada jarum, lalu tarik langsung melalui 3 lp.
d.  Mulai tusukan baru lagi

5. Tusukan ganda (dc)

Cara  membuat :
a.  Buat tusuk rantai sebagai dasar
b.  Kaitkan benang pada jarum
c.  Masukkan jarum pada rantai ketiga terhitung mundur dari jarum
d.  Kaitkan benang pada jarum
e.  Tarik benang melewati lubang rantia (langkah c)
f.   Kaitkan benang pada jarum
g.  Tarik benang melewati 2 lubang
i.  Tarik benag melewati 2 lubang
j.  Lakukan langkah a-g sesuai petunjuk pola

6. Tusukan triple (tr)
Tusuk ini mirip dengan tusuk ganda. Pada tusuk ganda, benang dikaitkan 1 kali di jarum, sedangkan pada
tusuk triple, benang dikaitkan 2 kali.

Cara membuat :
a.  Buat tusuk rantai sebagai dasar
b.  Kaitkan benang 2 kali, tusukkan pada rantai keempat
c.  Kaitkan benang 1 kali, lalu keluarkan dari tusukan rantai
d.  Kaitkan benang, lalu keluarkan benang melali 2 lubang di jarum
e.  Ulangi langkah d
f.  Kaitkan benang, lalu keluarkan benag dari 2 lubang jarum. Jika akan pindah ke baris kedua, awali dengan membuat tusuk rantai 4 kali.

7. Tusuk sisip (sl st)
Biasanya, tusuk sisip dipakai untuk menyambung dan membuat tusukan baru di temapt lain

Cara membuat :
a.  Masukkan jarum pada tusukan berikutnya
b.  Kaitkan jarum pada beang
c.  Tarik benang melewati lubang dan rantai pada jarum

Iklan

artikel tentang merajut

Merajut (bahasa Inggrisknitting) adalah metode membuat kainpakaian atau perlengkapan busana dari benang rajut. Berbeda dari menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya menggunakan sehelai benang. Sebaris tusukan yang sudah selesai dipegang di salah satu jarum rajut sampai dimulainya tusukan yang baru.

Merajut dapat dilakukan dengan tangan atau dengan mesin. Ada berbagai jenis gaya dan teknik merajut. Teknik dasar dalam merajut adalah tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas adalah mengait benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah mengait benang dari arah belakang. Hasil rajutan memiliki pola seperti huruf v yang bersambungan.

Perajutan datar yang dilakukan memakai dua jarum rajut atau jarum melingkar. Hasilnya berupa kain lurus dan mendatar (persegi panjang). Perajutan melingkar yang dilakukan memakai jarum rajut berujung dua atau jarum melingkar. Hasilnya berupa kain berbentuk silinder seperti kaus kaki dan lenganbaju hangat.

Berbagai jenis jarum rajut serta ukuran benang dipakai untuk menghasilkan rajutan dengan bentuk yang berbeda-beda. Produk garmen yang dibuat dari hasil rajutan, misalnya: baju hangatsyalselimuttopikaus kaki, hingga blusgaun. dan tunik.

Teknik merajut dengan sebatang jarum rajut disebut merenda (bahasa Inggriscrochet). Pada dasarnya, merenda dan merajut sama-sama bertujuan mengait benang melalui lubang tusukan yang ada, namun menggunakan teknik rajutan dan jarum yang berbeda. Jarum untuk merenda disebut jarum renda atau hakpen (dari bahasa Belandahaakpen) yang memiliki pengait pada ujungnya.